AYO ANDALKAN DIRI SENDIRI

MOTIVASI SERI I



Dalam memulai sesuatu pekerjaan atau hal baru, hal yang biasanya dianggap kendala bagi guru adalah tidak memiliki cukup dana, kurang tenaga PNS, tidak ada dukungan dll. Pemikiran itu tentu akan menjadi penghambat bapak ibu untuk memulai pekerjaan dan berkarya dalam rangka menuju tujuan yaitu SUKSES
Ingatlah rumus dalam melaksanakan apapun adalah memulainya dari diri sendiri. Bukankah Agama juga telah memberi sebuah pelajaran “INDIVIUALISTIS” dimana digambarkan dalam kehidupan kelak setiap orang hanya mempertanggung jawabkan amalnya masing2. Satu sama lain sudah tidak bisa saling tolong menolong, karena sibuk dengan amalnya masing2. Begitulah di era modern ini, kita harus sungguh2 cakap dan berani mengandalkan diri sendiri. Namun ANDA harus bisa diandalkan dalam kerja TIM. Anda boleh mengandalkan orang lain,  Namun bersiaplah untuk kemungkinan kecewa
Untuk mengandalkan diri sendiri ANDA harus percaya diri, dan agar ANDA percaya diri ANDA harus memenuhi diri dengan berbagai KEKUATAN. Kita harus menjadi diri yang terbaik dan diri yang dapat diandalkan. Jangan hanya karena banyak orang yang tidak setuju dengan kita, kemudian kita akan menjadi orang lain.
Ingat pesan JOHN F. KENEDY “Jika anda tidak punya musuh, menunjukkan anda adalah orang yang tidak berkarakter”
Untuk mengandalkan diri sendiri ANDA juga perlu mengetahui siapakah diri ANDA. TAHU DIRI adalah langkah awal ANDA untuk SUKSES dibidang apapun termasuk suksesnya lembaga SDN Kadungrejo I ini. TAHU DIRI jauh lebih penting dari sekedar PERCAYA DIRI. Coba inventarisasi daftar POTENSI dan KELEMAHAN anda, betapa kompleknya diri kita ini sebagai makhluk ciptaan Tuhan.
Para Filosof mengatakan “ Al insanu alamus shogir “ manusia itu adalah alam semesta kecil. Bahkan ada yang mengatakan “ Al insanu alamul kabir “ manusia itu adalah alam semesta besar. Hingga Rosulullah bersabda “ Man Arofa Nafsah Faqod Arofa Robbah “ barang siapa yang mengetahui dirinya maka dia akan mengetahui Tuhannya. Sehingga harus kita yakini apabila kita mau menggunakan seluruh potensi pada diri kita maka kita akan menjadi seperti apapun yang kita inginkan.
Tak ubahnya seperti HP canggih, walaupun sudah dilengkapi dengan ratusan ribu fitures, namun jika hanya kita gunakan telephone, SMS maka HP itu akan sama dengan HP jadul lainnya
Jawablah dengan bukti
Kita sering mendapat komentar, olok-olok, cemoohan bahhkan hinaan saat mau memulai usaha, pekerjaan atau apapun yang akan kita lakukan di sekolah ini. Tenang saja .... Jangan ANDA balas dengan kata-kata, NAMUN balaslah dengan membuktikan kalau ANDA bisa. Pesan saya . . . . Kalau orang-orang di sekitar ANDA memberimu jeruk maka jadikan JUICE ISTIMEWA, kalo nasi sudah terlanjur jadi bubur, jadikan BUBUR SPESIAL

TOT PROGRAM PENDAMPINGAN KEPALA SEKOLAH/MADRASAH oleh PENGAWAS SEKOLAH MADRASAH

Professional Development for Education Personnel (ProDEP)

Pembukaan TOT ProDEP oleh Dr.Muhammad Hatta

ProDEP adalah program pengembangan keprofesian tenaga kependidikan di bawah program Kemitraan Pendidikan Australia Indonesia yang bertujuan untuk membantu Pemerintah Indonesia mengembangkan sebuah sistem nasional Pengembangan Keprofesian Tenaga Kependidikan.
Dalam  TOT PPKSPS/M-SD ini bertujuan untuk menyiapkan Calon Pelatih yang akan menfasilitasi pelatihan pengawas dalam mendampingi PKB Kepala Sekolah/Madrasah .
Peserta dari LPMP Jatim
Kegiatan yang dilaksanakan oleh Badan PSDMPK-PMP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merupakan tahap ke 2, yang diikuti oleh 188 peserta dari 16 Provinsi. Peserta terdiri dari Widyaiswara, Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah. 
Acara ini dibuka oleh Dr. Muhammad Hatta Kepala Pusbangtendik-Badan PSDMPK-PMP Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

NGOPI BARENG ala CAFFE KADUNGREJO

PERAN SERTA MASYARAKAT (PSM) SDN KADUNGREJO 1 dengan PARA PEMUDA DESA KADUNGREJO
Dalam Acara NGOPI BARENG ALA CAFFE KADUNGREJO
Bersama Mbah SAKIRIN " KOPI SING ENAK'E SAK JAWA TIMUR REK"


Kegiatan Sekolah Dasar Negeri Kadungrejo I bekerja sama dengan para Pemuda dan Pemerintah Desa Kadungrejo dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke 69 Tahun 2014 antara lain : Lomba Catur, Jalan Sehat, Permainan Panjat Pinang dan Tarik Tambang. Kegiatan ini ditutup dengan memberikan hadiah kepada para pemenang yang dikemas dalam acara NGOPI BARENG ALA CAFFE KADUNGREJO Bersama Mbah SAKIRIN " KOPI SING ENAK'E SAK JAWA TIMUR REK"

Acara berjalan dengan lancar, hal ini karena para PEMUDA KADUNGREJO sudah mulai memiliki KEDEWASAAN dalam hal berorganisasi. Dalam prinsip berorganisasi setiap orang bekerjasama, saling menghargai dan menghormati antara satu satu dengan yang lain. 

Selain itu peran serta Pemerintah desa dalam kegiatan para pemuda dapat dikatakan sangat antusias. Sehingga semua pihak dapat menempati posisi sesuai porsi dan kemampuan yang dimiliki.

Hai Para Pemuda INGATLAH PESANKU " Jangan kau jawab dengan kata-kata, tetapi jawablah dengan BUKTI, niscaya semua orang akan ANGKAT TOPI dan MENGHARGAI KARYA-KARYAMU.

"Semakin banyak orang yang mengkritisi ANDA menunjukkan DIRIMU memiliki KARAKTER" maka bekalilah dirimu dengan kekuatan Ilmu Pengetahuan.

PERAN SERTA MASYARAKAT (PSM) SDN KADUNGREJO 1 dengan PEMERINTAH DESA dan PEMUDA DESA KADUNGREJO



 KEGIATAN JALAN SEHAT BEKERJA SAMA DENGAN PEMERINTAH DESA DAN PEMUDA DESA KADUNGREJO
TAHUN 2014

Sebagai sebuah wadah bagi pemuda dan masyarakat, dalam hal ini Kelompok Pemuda  Desa Kadungrejo sudah selayaknya untuk mendengar, menampung dan merealisasikan berbagai hal yang menjadi aspirasi anggotanya, demi terjalinya Kebersamaan dan persaudaraan  para pemuda pada khususnya dan warga masyarakat Desa Kadungrejo umumnya. Untuk mewujudkan aspirasi tersebut,  Kelompok Pemuda Dusun Mandek  Desa Kadungrejo mengadakan berbagai kegiatan, dan beberapa diantaranya merupakan kegiatan pembaharuan dengan bekerja sama dengan lembaga Sekolah Dasar Negeri Kadungrejo I.
Jalan sehat merupakan salah satu kegiatan yang menjadi aspirasi anggota. Sebagai olah raga yang murah dan terjangkau, bagi masyarakat memberikan banyak manfaat, terutama kesehatan. Kemasan kegiatan ini membawa nuansa yang sederhana namun ramai peserta yang terdiri dari warga SDN Kadungrejo I dan warga masyarakat Desa Kadungrejo, bukan hanya sebuah lancarnya acara yang menjadi tujuan utama tetapi sebuah wadah silahturahmi dan keakraban dan sekaligus wujud kerjasama lembaga Sekolah Dasar Negeri Kadungrejo I dengan para pemuda di wilayah Desa Kadungrejo.
Sebagai Kelompok independen dituntut untuk memberikan wacana dan wadah keinginan Pemuda dalam hubungannya dengan lingkungan dan masyarakat sekitar. Tema ini diambil sebagai wujud dari kehausan masyarakat yang menginginkan adanya sebuah hiburan bernuansa baru di sekitar yang setiap harinya sibuk dengan pekerjaannya dan bahkan para pemuda yang terlena dengan kebiasaan cangkruan (bahasa jawa). Sehingga kami yang tergabung dalam Kelompok Pemuda Dusun Madek berusaha mengisi kemerdekaan dengan melakukan kegiatan yang positif.

KARNAFAL HUT RI KE 69



KARNAFAL HUT RI KE 69
SDN KADUNGREJO I 
Tema “ HIDUP RUKUN DALAM PERBEDAAN DAN KEBERAGAMAN BERMASYARAKAT, BERBANGSA DAN BERNEGARA”

Suku ASMAT adalah suku yang mendiami di pedalaman Papua. Suku ini adalah kaum Minoritas, karena kekuatan karakternya dapat dikenal diseluruh dunia. Selain terkenal dengan seni ukirnya, Suku Asmat juga memiliki pakaian tradisional yang khas. Seluruh bahan untuk membuat pakaian tersebut berasal dari alam. Tidak salah jika menganggap pakaian Suku Asmat merupakan representasi kedekatan mereka dengan alam.
Tidak hanya bahan, desain pakaian Suku Asmat pun terinspirasi dari alam. Pakaian laki-laki Suku Asmat, misalnya, yang dibuat menyerupai burung dan binatang lain yang dianggap melambangkan kejantanan. Sementara, rok dan penutup dada kaum perempuan menggunakan daun sagu sehingga menyerupai kecantikan burung kasuari. Secara umum, pakaian laki-laki dan perempuan Suku Asmat tidak terlalu berbeda. Pada bagian kepala, dikenakan penutup yang terbuat dari rajutan bahan dari alam
Seiring pengaruh modernisasi dan budaya dari luar, sebagian masyarakat Suku Asmat mulai meninggalkan pakaian tradisional mereka. Hanya masyarakat Suku Asmat yang tinggal di pedalaman yang masih menggunakan pakaian tradisional tersebut.


Sehingga Anak-anak SDN Kadungrejo I dalam karnafal tahun ini menggunakan pelepah pisang sebagai bahan pakaian Suku Asmat. Bahan ini dipilih karena mudah dicari disekitar lingkungan sekolah. Karena lingkungan sekitar adalah sumber belajar yang murah dan merupakan pembelajaran yang langsung dapat dipahami anak.

FOTO SDN KADUNGREJO I KECAMATAN BAURENO DI MASA KINI



FOTO KEGIATAN WISUDA PURNASISWA TK DHARMA WANITA PERSATUAN II DESA KADUNGREJO DAN PAUD AMANAH